Staf Kepelatihan Conte: "Rasanya Luar Biasa Dapat Memenangkan Scudetto"

STAF KEPELATIHAN CONTE: "RASANYA LUAR BIASA DAPAT MEMENANGKAN SCUDETTO"

Konferensi pers spesial bersama staf kepelatihan Conte, sehari menjelang Inter vs. Sampdoria

APPIANO GENTILE - Sebuah konferensi pers spesial digelar menjelang laga Inter vs. Sampdoria dalam matchday 35 Serie A (di San Siro pada hari Sabtu pukul 23:00 WIB). Para staf kepelatihan Antonio Conte hadir untuk menjawab berbagai pertanyaan para jurnalis; para asisten sang pelatih memainkan peran penting yang membuat Inter berhasil meraih Scudetto ke-19.

Berikut pernyataan dari Cristian Stellini (Asisten Pelatih), Gianluca Conte (Pelatih Teknik), Paolo Vanoli (Pelatih Teknik), Antonio Pintus (Pelatih Kebugaran), Costantino Coratti (Pelatih Kebugaran), Stefano Bruno (Pelatih Kebugaran), Adriano Bonaiuti (Pelatih Kiper), dan Paolo Castelli (Pelatih Kiper).

CRISTIAN STELLINI (Asisten Pelatih) 

Memenangkan Scudetto ini tentunya terasa sangat emosional. Ini adalah sebuah penghargaan luar biasa setelah semua pengorbanan yang dilakukan oleh semua orang dalam masa yang sulit ini. Sayangnya, kami sedang tidak bersama ketika raihan gelar dipastikan, namun terdapat kegembiraan yang mengalir ketika peluit akhir laga Atalanta vs. Sassuolo dibunyikan.”

“Saya selalu menjadi pendukung Inter, sejak saya masih kecil. Saya lahir dan tumbuh di daerah ini dan selalu menjadi seorang Interista. Conte mengetahui hal ini, jadi datang ke Inter merupakan sesuatu yang emosional bagi saya; saya dipenuhi kegembiraan. Rasa khawatir yang pertama kali saya alami tidak hanya karena harus membuat pelatih paham artinya menjadi seorang Interista, namun juga membuat semua orang di Inter paham bagaimana bekerja sama dengan Antonio Conte. Klub memerlukan seorang pelatih pemenang, mereka belum pernah menang selama bertahun-tahun – itulah pekerjaan terpenting di masa-masa awal.”

“Tujuan kami terasa jauh pada saat itu. Kami sadar bahwa inilah yang kami inginkan dan semua yang kami lakukan berorientasi pada hal tersebut. Conte bekerja dengan brilian dan ia menularkannya kepada semua orang di sekitarnya. Ia membawa Anda lebih dekat menuju tujuan.”

“Perkembangan Eriksen merupakan sesuatu yang dialami oleh banyak pemain dari liga luar. Mereka memerlukan waktu untuk memahami sejumlah aspek dari bagaimana cara kami bermain dan hidup di Italia. Hal tersebut memerlukan waktu dan kami selalu mendukungnya dengan saran, pertemuan individu, dan kerja keras… Kami tahu waktunya akan tiba, cepat atau lambat. Kami tahu bahwa ia akan memberikan kontribusi terhadap tim yang bergerak dengan begitu padu.”

“Saya harus menggantikan pelatih dalam beberapa pertandingan musim ini. Ketika Anda mengatur permainan dari pinggir lapangan, tekanan terasa meningkat. Saya harus menjelaskan apa yang pelatih inginkan saat pertandingan. Ia selalu melakukannya dengan jelas selama 90 menit, kehilangan dirinya bisa menjadi sebuah masalah.”

GIANLUCA CONTE (Pleatih Teknik)

“Anda tidak akan pernah terbiasa meraih gelar, hal ini terasa seperti gelar pertama. Saya harus mengatakan bahwa, terkait para staf dan pemain, mereka selalu siap untuk bekerja. Kemenangan ini kami dedikasikan untuk para pendukung dan juga Klub, namun para pemain melakukan banyak pengorbanan untuk mencapai tujuan ini. Pelatih telah mengimplementasikan lingkungan kerja yang fantastis.”

“Saya telah bekerja bersama Antonio selama 13 tahun dan saya telah terbiasa dengan bagaimana cara ia menjalani pertandingan. Di tribun penonton kala melawan Fiorentina, ada sebuah momen yang kontroversial dan ia merebut mikrofon dari saya. Ia sangat bergairah. Kami tahu betul bahwa ia akan bermain bersama para pemain jika ia bisa – ia layaknya seekor singa dalam kandang. Gairah ini yang menjadi ciri khasnya dan ia mencoba untuk menularkannya.”

“Sebuah kemenangan yang diraih melalui kerja keras. Semua gelar yang diraih merupakan hasil dari pekerjaan luar biasa di baliknya. Antonio adalah seorang perfeksionis, ia selalu menginginkan kesempurnaan dan semua orang di Klub mengerahkan segala kemampuan mereka.”

“Persiapan dalam menghadapi pertandingan adalah aspek penting, para analis pertandingan sangat membantu dalam hal ini. Mereka mencari cuplikan video yang tepat untuk kami pelajari agar bisa menerapkan taktik terbaik.”

PAOLO VANOLI (Pelatih Teknik)

“Saya tinggal 18 km dari Appiano Gentile dan sudah menjadi Interista sejak kecil. Bekerja di Inter dan memenangkan Scudetto merupakan mimpi saya sejak kanak-kanak, ini juga merupakan sebuah kebanggaan besar. Para pemain dan pelatih bekerja dengan luar biasa.”

“Keindahan dari pekerjaan ini adalah debat yang terjadi. Selalu ada diskusi di antara para anggota staf kepelatihan. Tugas saya adalah untuk mengamati fase bertahan: yang harus saya lakukan adalah untuk meningkatkan kemampuan para pemain. Tak mudah untuk bermain dengan sistem tiga pemain bertahan, terdapat banyak konsep untuk dicerna. Tugas kami adalah untuk melatih mereka dengan cara yang sama. Kenikmatan terbesar datang ketika para pemain yang jarang bermain, tampil dan menampilkan performa bagus. Saya berbicara mengenai Ranocchia, Kolarov, dan para pemain lainnya.”

ANTONIO PINTUS (Pelatih Kebugaran)

"Kesuksesan luar biasa ini adalah hal yang sangat menggembirakan, ini adalah kemenangan yang saya kaitkan dengan kelahiran anak kembar saya di Como. Luar biasa melihat pekerjaan yang dilakukan oleh para pemain: mereka mengerahkan 100% kemampuan bagi pelatih dan juga kami."

Fondasi dari kesuksesan ini telah tertanam sejak musim lalu. Kami mengikuti kecepatan yang diinginkan pelatih dan menggunakan periode lockdown untuk berlatih dari rumah, bekerja setiap dua hari melalui Zoom. Saat ini, kami mencoba untuk menjaga para pemain tetap bugar, meskipun faktanya mereka berlatih di ruang keluarga mereka. Setelah lockdown, kami fokus untuk mempersiapkan diri secepat mungkin daripada melakukan persiapan menyeluruh. Kami mencoba memanfaatkan peluang sebaik mungkin untuk bekerja dengan para pemain secara individu, termasuk setelah pertandingan. Saya ingin berterima kasih kepada mereka: mereka selalu menunjukkan kemauan, bahkan selama sesi latihan yang diadakan pada pukul 23:00 setelah pertandingan. Tidak mudah untuk berlatih pada waktu tersebut. Itu adalah upaya tim yang melibatkan kolaborasi dengan semua bidang: dengan staf medis, ahli gizi, dengan semua orang."

“Lukaku? Dia memiliki kekuatan fisik yang luar biasa: dia memiliki 100 kg otot dan kekuatan yang mengesankan. Seperti yang dikatakan sang pelatih, Romelu mirip dengan pemain sepak bola Amerika. Daya tahan kekuatannya telah meningkat dan, menurut saya, dia menjadi atlet yang lengkap. Tetapi, semua pemain lain telah membuat langkah besar ke depan dalam hal ini."

Peran pelatih kebugaran telah berkembang selama bertahun-tahun, tetapi fondasi tipikal tetap ada: ketahanan, kecepatan, kekuatan. Tidaklah benar untuk mengatakan bahwa apa yang dilakukan 20 tahun yang lalu tidak bisa dilakukan pada hari ini. Tentunya telah terjadi perubahan pada level spesialisasinya. Tugas kami dibagi: Coratti berfokus pada kekuatan, Bruno pada pemulihan. Semakin banyak energi yang ditunjukkan oleh staf, semakin mudah untuk menjaga aspek-aspek yang berkaitan dengan pelatihan fisik hingga ke detail terkecil."

COSTANTINO CORATTI (Pelatih Kebugaran)

“Sulit menemukan kata untuk menggambarkan perasaan saya saat ini. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang, terutama pelatih dan para pemain, yang semuanya telah mengizinkan saya mengalami perasaan kemenangan yang kuat dan luar biasa ini."
“Tidak ada momen tertentu yang membuat kami mencapai hasil yang luar biasa ini; sebaliknya, itu tergantung pada pekerjaan kami sehari-hari dan keinginan untuk berkembang setiap hari. Fakta bahwa tidak ada periode yang dapat kami dedikasikan untuk sisi atletik, membuat kami harus menemukan momen untuk melatih kebugaran. Tujuan kami adalah menjadi seakurat dan seefisien mungkin."
STEFANO BRUNO (Pelatih Kebugaran)
“Mendeskripsikan perasaan memenangkan liga tidaklah mudah. Bagi saya, ini luar biasa karena saya telah menjadi penggemar Inter sejak saya masih kecil. Saya tiba di sini pada tahun lalu dan telah menempuh perjalanan panjang untuk mencapai titik ini. Ketika Anda memahami apa yang ada di balik kemenangan, itu membuat Anda hanya lebih sadar akan apa yang telah Anda capai. Penghargaan diberikan kepada semua orang yang bekerja di Klub karena banyak pengorbanan yang dibutuhkan untuk menang. Ketika Anda menjadi bagian darinya, Anda menyadari betapa hal ini diperlukan. Saya masih belum sepenuhnya memahami semuanya."
“Saya memulai karier saya pada waktu yang sama dengan pelatih: pada tahun 2007, dia di Arezzo dan saya di Livorno. Kemudian, kami bersama-sama di Bari, di mana kami masih dalam tahap awal melatih. Dia harus mulai menempuh jalannya sendiri dan ingin meraih kesuksesan. Dia perlu mencoba hal-hal tertentu untuk memahami bagaimana dia dapat mencapai tujuannya. Saat ini, Antonio Conte bukanlah orang yang sama seperti 13 tahun lalu dalam hal-hal tertentu, tetapi kerja keras menjadi hal yang konstan baginya, dan dia selalu bekerja untuk mencapai satu hasil. Sekarang, pengalaman telah membuatnya memahami banyak hal. Dalam hal pencegahan cedera, ada banyak hal yang terlibat: pekerjaan sehari-hari yang dilakukan di lapangan, apa yang dilakukan di rumah, bagaimana para pemain tidur, apa yang mereka makan. Semua bagian ini disatukan yang berujung pada hasil selama musim ini."
ADRIANO BONAIUTI (Pelatih Kiper)
“Ini luar biasa karena kami telah mencapai tujuan yang luar biasa setelah bertahun-tahun tanpa sebuah raihan. Ini berkat pelatih, yang mentransmisikan mentalitas juara. Bagi mereka yang bermain sepak bola, memenangkan Scudetto adalah hal yang luar biasa dan perasaan bahagia itu sangatlah besar. Itu membuat kami mengingat perjalanan yang telah kami lalui untuk mencapai raihan ini: ada begitu banyak pengorbanan dan kerja keras baik di dalam maupun di luar lapangan, jadi bisa membagikannya dengan para penggemar adalah hal yang luar biasa.
 
“Ini merupakan perjalanan yang panjang karena sebelumnya tidak ada hasilnya. Secara pribadi, angka-angka Samir sangat bagus selama bertahun-tahun, tetapi meraih gelar juara itu hal yang berbeda. Ini memahkotai apa yang telah dia lakukan dalam beberapa tahun terakhir dan memungkinkan Anda untuk melihat ke belakang dan mengatakan bahwa pekerjaan yang telah Anda lakukan di lapangan telah menghasilkan pencapaian yang hebat.”
 
PAOLO CASTELLI (Pelatih Kiper)
“Saya merasakan kegembiraan yang luar biasa karena saya beruntung bisa merasakan dunia Inter sebagai anak muda di sektor usia muda Klub, sebagai penggemar yang mendukung di stadion, dan sebagai pelatih di Akademi Elite. Sekarang, saya cukup beruntung menikmati pengalaman meraih gelar juara ini dengan para staf yang memiliki kualitas top, jadi saya ingin berterima kasih kepada semua orang."
“Saya juga ingin berterima kasih kepada Adriano (Bonaiuti, red.) secara khusus karena dia selalu mendukung saya dan membuat pekerjaan saya jauh lebih mudah. Bekerja dengan kiper berkualitas tinggi dan pelatih seperti Adriano merupakan pengalaman yang luar biasa. Sungguh luar biasa melihat bagaimana mereka berjuang untuk mencapai kesempurnaan selama pelatihan: pada level ini, Anda mengerjakan detailnya. Saya beruntung bisa mengalami ini secara langsung. Saya ingin berterima kasih kepada Adriano atas dukungannya saat dia pergi dan saat saya menemaninya selama persiapan para pemain."


Versione Italiana  Versión Española  日本語版  中文版  English Version 

Inter-Sampdoria, la conferenza stampa della vigilia | LIVE

Load More