Statistik Pralaga: Fakta dan Angka Jelang Inter vs. Sampdoria

STATISTIK PRALAGA: FAKTA DAN ANGKA JELANG INTER VS. SAMPDORIA

Berbagai statistik yang perlu Anda ketahui jelang laga hari Sabtu pukul 23:00 WIB di San Siro

MILAN Untuk pertama kalinya, pasukan Antonio Conte akan turun ke lapangan sebagai Juara setelah mengamankan Scudetto ke-19 milik Klub: partai berikutnya bagi Nerazzurri adalah melawan Sampdoria asuhan Ranieri di kandang. Inter, yang memiliki lini pertahanan terbaik dan lini serang kedua terbaik (bersama Napoli) di liga, saat ini mengumpulkan 82 poin. Sementara itu, Blucerchiati, memenangkan tiga dari empat laga terakhir mereka dan sekarang berada di posisi sembilan dengan raihan 45 poin.

INTER VS. SAMPDORIA, PERTEMUAN SEBELUMNYA DI SERIE A

Laga hari Sabtu akan menjadi pertemuan ke-128 antara Inter dan Sampdoria di Serie A, dengan rekor Nerazzurri melawan Blucerchiati adalah sebagai berikut: 69 kemenangan, 37 hasil imbang, dan 21 kali kalah.

Inter hanya kalah satu kali dari 18 partai Serie A terakhir melawan Sampdoria di San Siro (1-2 pada April 2017). Dua belas kemenangan dan lima hasil seri melengkapi catatan tersebut.

Inter dan Sampdoria belum pernah bermain seri di liga sejak Oktober 2015 (1-1). Sejak saat itu, Nerazzurri menang tujuh kali dan Blucerchiati unggul tiga kali. Dalam setiap lima pertemuan terakhir di Serie A antara Inter dan Sampdoria, kedua tim selalu mencetak gol: 18 gol telah disarangkan, rerata 3.6 gol per laga.

PERFORMA SAAT INI

Inter akan memainkan laga di San Siro dengan menyandang predikat Juara Italia, sebuah torehan yang mereka capai dengan empat laga tersisa (kali terakhir Nerazzurri memenangkan laga dengan lebih banyak pertandingan yang tersisa terjadi pada 2006/07 – lima). Tim asuhan Conte memenangkan pertandingan paling banyak di Serie A, baik secara keseluruhan dan di kandang (25 dan 14). Nerazzurri juga menderita kekalahan paling sedikit (dua) dan memiliki lini pertahanan terbaik di divisi (kebobolan 29 gol).

Usai kalah dari Sampdoria pada pertemuan pertama musim ini, Inter menorehkan 18 laga tak terkalahkan di liga kasta tertinggi Italia (M14, S4). Nerazzurri belum pernah mencatatkan rekor lebih baik sejak Februari 2008 (31 laga tak terkalahkan). Pasukan Conte berkesempatan memenangkan laga ke-14 secara beruntun di kandang untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka di Serie A. Rentetan kemenangan beruntun mereka di Serie A saat ini berjumlah 13, jumlah yang sama dengan yang mereka raih pada Mei 2011. 

Sampdoria telah meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir mereka di liga (K1), sama banyaknya dengan kemenangan yang mereka raih dalam dua belas pertemuan sebelumnya (S4, K5). Blucerchiati pada saat ini duduk di peringkat kesembilan dengan 45 poin setelah melakoni 34 laga (M13, S6, K15). Setelah mengalahkan Roma dalam laga terakhir mereka, mereka secara matematis telah aman dari degradasi (terpaut 14 poin dari tiga peringkat terbawah).

FOKUS PEMAIN

Milan Skriniar melakoni debutnya di Serie A bagi Sampdoria dan mencatatkan 38 penampilan bagi klub tersebut antara tahun 2016 dan 2017.

Andrea Ranocchia juga pernah mengenakan jersi Sampdoria, bermain sebanyak 14 kali sepanjang paruh kedua musim 2015/16. Sementara itu, Daniele Padelli, tidak pernah tampil bagi Blucerchiati di Serie A.

Pemain Inter yang telah tampil dalam seluruh 34 laga Nerazzurri pada musim ini yaitu Samir Handanovic dan Lautaro Martinez. Dari semua pemain selain kiper yang telah mencatatkan setidaknya 20 penampilan, Alessandro Bastoni merupakan satu-satunya yang telah tampil sejak menit awal dalam setiap laga yang ia lakoni (30/30).

Sejak ketibaan Conte di Inter (menjelang musim 2019/20), Romelu Lukaku (44) dan Lautaro Martinez (29) telah mencetak 73 gol antara mereka di liga. Hanya ada dua tim yang dapat berbangga diri karena memiliki para pemain yang lebih produktif di 5 liga top Eropa dalam periode yang sama: Bayern Munich (91: Lewandowski dan Gnabry) serta Barcelona (74: Messi dan Griezmann).

Lukaku, yang telah mengoleksi 21 gol pada musim ini, juga telah menyediakan sepuluh asis: dia merupakan pemain pertama yang telah mencetak 20 gol dan membantu rekan setimnya untuk mencetak gol dalam setidaknya sepuluh kesempatan dalam satu musim Serie A sejak 2004/05. Dia juga telah menjadi pemecah kebuntuan dalam sembilan pertandingan, lebih banyak daripada pemain lainnya.

Nerazzurri merupakan tim yang memiliki pemain terbanyak dengan catatan minimal tiga gol di Serie A musim ini (sembilan): Lukaku, Lautaro, Hakimi, Sanchez, Skriniar, Darmian, Perisic, D’Ambrosio, dan Barella.

PARA PELATIH

Antonio Conte dan Claudio Ranieri tidak pernah meraih hasil seri kala saling berhadapan dalam lima pertemuan sebelumnya di divisi teratas liga Italia; pelatih terkini Nerazzurri ini telah memenangkan tiga dan kalah dua kala melawan rekan sejawatnya sesama asal Italia ini. Antonio Conte telah melatih dalam 199 pertandingan di divisi teratas liga Italia: dalam era tiga poin per kemenangan, dia bisa saja menjadi juru taktik dengan kemenangan terbanyak dalam 200 pertandingan pertama mereka di Serie A (dia kini memiliki 135 kemenangan).


日本語版  English Version  Versione Italiana  中文版 

Tag: serie a
Load More